Sabtu, 28 Januari 2017

PERTEMUAN 1

LANDASAN TEORITS MULTIMEDIA PEMBELAJARAN


A. PENGERTIAN MEDIA 

              Kata media berasal dari bahasa latin yaitu medius yang secara harfiah berarti “tengah”,      “perantara”, atau “pengantar”. Dalam bahasa Arab, media adalah perantara  atau pengantar  pesan    dari pengirim kepada penerima pesan. Secara lebih khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photographis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyususn kembali informasi visual atau verbal. AECT memberi batasan tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi (Arsyad, 2015 : 3).

              Kata media berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Metode adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. Menutut Briggs (1970) berpendapat bahwa media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar. Asosiasi Pendidikan Nasional memiliki pengertian yang berbeda tentang media dimana media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audiovisual serta peralatannya dan media hendaknya dapat dimanipulasi, dapat dilihat, didengar, dan dibaca. Jadi dapat disimpulkan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi (Sadiman, dkk, 2014 : 6-7).

B. PENGERTIAN MEDIA PEMBELAJARAN
   
              Media pembelajaran secara umum adalah alat bantu proses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar.

 Ada beberapa jenis media pembelajaran, diantaranya :
  1. Media Visual : grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik
  2. Media Audial : radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya
  3. Projected still media : slide; over head projektor (OHP), in focus dan sejenisnya
  4. Projected motion media : film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan sejenisnya.

C. LANDASAN TEORITIS PENGGUNAAN MEDIA PENDIDIKAN 

             Menurut Bruner (1966 : 10-11) ada tiga tingkatan utama modus belajar, yaitu pengalaman langsung (enactive), pengalaman piktorial / gambar (iconic), dan pengalaman abstrak (symbolic). Pengalaman langsung adalah mengerjakan ,misalnya arti kata 'simpul' dipahami dengan langsung membuat 'simpul'. Pada tingkatan kedua yang diberi label ionic, kata 'simpul' dipelajari dari gambar, lukisan, foto, atau film. Selanjutnya pada tingkatan simbol, siswa membaca kata 'simpul' dan mencoba mencocokkannya dengan 'simpul' pada  image mental atau mencocokkannya dengan pengalamannya membuat 'simpul'. Ketiga tingkat pengalaman ini saling berinteraksi dalam upaya memperoleh "pengalaman' (pengetahuan, keterampilan, atau sikap) yang baru.
   
           Tingkatan pengalaman pemerolehan hasil belajar seperti itu digambarkan oleh Dale (1969) sebagai suatu proses komunikasi. Materi yang ingin disampaikan dan diinginkan siswa dapat menguasainya disebut sebagai pesan. Guru sebagai sumber pesan menuangkan pesan ke dalam simbol-simbol tertentu (encoding) dan siswa sebagai penerima menafsirkan simbol-simbol tersebut sehingga dipahami sebagai pesan (decoding).

           Levie & Levie (1975) yang membaca kembali hasil-hasil penelitian tentang belajar melalui stimulus gambar dan stimulus kata atau visual dan verbal menyimpulkan bahwa stimulus visual membuahkan hasil belajar yang lebih baik untuk tugas-tugas seperti mengingat, mengenali, mengingat kembali, dan menghubung-hubungkan fakta dan konsep. Di samping itu, stimulus verbal memberi hasil belajar yang lebih apabila pembelajaran itu melibatkan ingatan yang berurut-urutan (sekuensial). 

            Tingkat keabstrakan pesan akan semakin tinggi ketika pesan itu dituangkan ke dalam lambang-lambang seperti itu, indera yang dilibatkan untuk menafsirkannya semakin terbatas, yakni indera penglihatan atau indera pendengaran. Meskipun tingkat partisipasi fisik berkurang, keterlibatan imajinatif semakin bertambah dan berkembang. Sesungguhnya, pengalaman konkret dan abstrak dialami silih berganti, hasil belajar dari pengalaman langsung mengubah dan memperluas jangkauan abstraksi seseorang, dan sebaliknya, kemampuan interpretasi lambang kata membantu seseorang untuk memahami pengalaman yang didalamnya ia terlibat langsung (Arsyad, 2015 : 10-15).


DAFTAR PUSTAKA

Arsyad ,Azhar. 2015. Media Pembelajaran. Jakarta : Rajawali Pers.
Sadiman, dkk. 2014. Media Pendidikan. Jakarta : Rajawali Pers.
http://belajarpsikologi.com/pengertian-media-pembelajaran/

14 komentar:

  1. Asalamualaikum fira
    Saya ingin bertanya d blog anda
    Apa kegunaan dari media pembelajaran oleh guru, dan apa saja manfaat yg di berikan media pembelajaran ini baik bagi siswa maupun guru tolong sertakan contoh nya ya.
    Terimaksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam Eki, terima kasih, media pembelajaran dipakai oleh guru berguna untuk:
      1. Memperjelas informasi atau pesan pengajaran.
      2. Memberi tekanan pada bagian-bagian yang penting.
      3. Memberi variasi pengajaran.
      4. Memperjelas struktur pengajaran.
      5. Memotivasi proses belajar siswa.

      Manfaat penggunaan media bagi siswa adalah:
      1. Dapat membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman.
      2. Membuat siswa tertarik.
      3. Memudahkan siswa menafsirkan data.
      4. Siswa mendapatkan informasi yang jelas.[10]

      Contoh sederhana, guru akan mengajarkan masalah kepadatan penduduk sebuah kota. Ia menggunakan berbagai media pendidikan antara lain gambar atau foto suatu kota yang padat penduduknya dengan segala permasalahannya. Gambar dan foto tersebut akan lebih menarik bagi siswa dibandingkan dengan cerita guru tentang padatnya penduduk kota tersebut. Kemudian guru menyajikan suatu grafik pertumbuhan jumlah penduduk kota tersebut dari tahun ke tahun, sehingga jelas betapa cepatnya pertumbuhan penduduk kota tersebut. Grafik tersebut dapat memperjelas pemahaman siswa terhadap pertumbuhan dari tahun ke tahun. Para siswa dapat melakukan analisis data penduduk, sebab-sebab pertumbuhan penduduk, melakukan proyeksi jumlah penduduk tahun berikutnya, dan aspek lain dari grafik tersebut. Ia juga dapat membuat grafik penduduk dan memberi interpretasinya. Ini berarti kegiatan belajar siswa lebih mendalam.

      Hapus
  2. Safira saya mau bertanya, apa faktor yang menyebabkan kegagalan menggunakan media pendidikan dan sebutkan kelebihan serta kekurangan media pendidikan. Terima Kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salah satu faktor yang menyebabkan kegagalan menggunakan media pendidikan yaitu Pengajaran mengunakan alat peraga yang tidak selamanya membuahkan hasil baik seperti yang diharapkan. Bahkan tidak dipungkiri jika media pembelajaran dapat membuat siswa gagal dalam belajarnya. Kegagalan dalam penggunaan alat peraga terjadi bila:
      a. Generalisasi konsep abstrak dari representasi hal-hal kongkret tidak tercapai
      b. Alat peraga yang digunakan hanya sekedar sajian yang tidak memiliki nilai-nilai yang tidak menunjang konsep-konsep dalam pembelajaran
      c. Tidak disajikan pada saat yang tepat
      d. Memboroskan waktu
      e. Digunakan pada anak yang sebenarnya tidak memerlukannya
      f. Tidak menarik, mempersulit konsep yang dipelajari, mudah rusak

      Hapus
    2. Kelebihan dan Kekurangan Media Pendidikan.

      Secara umum terdapat beberapa kelebihan dan kelemahan dalam penggunaannya.
      a. Kelebihan penggunaan media pembelajaran

      Diantara kelebihan atau kegunaan media pembelajaran yaitu:
      a. Memperjelas penyajian pesanagar tidak terlalu bersifat verbalistis( dalam bentuk kata-kata, tertulis atau lisan belaka)
      b. Mengatasi perbatasan ruang, waktu dan daya indera, seperti:
       Objek yang terlalu besar digantikan dengan realitas, gambar, filmbingkai, film atau model
       Obyek yang kecil dibantu dengan proyektor micro, film bingkai, film atau gambar
       Gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat dapat dibantu dengan tame lapse atau high speed photografi
       Kejadian atau peristiwa yang terjadi masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film,video, film bingkai, foto maupun secara verbal
       Obyek yang terlalu kompleks (mesin-mesin) dapat disajikan dengan model, diagram, dll
       Konsep yang terlalu luas (gunung ber api, gempa bumi, iklim dll) dapat di visualkan dalam bentuk film,film bingkai, gambar,dll.
      c. Dengan menggunakan media pendidikan secara tepat dan bervariasi sifat pasif anak didik dapat diatasi. Dalam hal ini media pembelajaran berguna untuk:
       Menimbulkan kegairahan belajar
       Memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan
       Memungkinkan anak didik belajar sendiri-sendiri sesuai kemampuan dan minat masing-masing

      d. Dengan sifat yang unik pada tiapsiswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa,maka guru akan mengalami kesulitan. Semuanya itu harus diatasi sendiri. Apalagi bila latar belakang guru dan siswa juga berbeda. Masalah ini juga bisa diatasi dengan media yang berbeda dengan kemampuan dalam:
       Memberikan perangsang yang sama
       Mempersamakan pengalaman
       Menimbulkan persepsi yang sama.
      b. Kelemahan penggunaan media pembelajaran

      Ada beberapa kelemahan sehubungan dengan gerakan pengajaran visual anatar lain terlalu menekankan bahan-bahan visualnya sendiri dengan tidak menghirukan kegiatan-kegiatan lain yang berhubungan dengan desain,pengembangan,produksi, evaluasi, dan pengelolaan bahan-bahan visual. Disamping itu juga bahan visual dipandang sebagai alat bantu semata bagi guru dalam proses pembelajaran sehingga keterpaduan antara bahan pelajaran dan alat bantu tersebut diabaikan.

      Hapus
  3. Saudari Safira, tolong jelaskan jenis-jenis media audio visual dan karakteristiknya, makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jenis-jenis Media Audio Visual

      1. Media Audio Visual Gerak
      Media audio visual gerak adalah media intruksional modern yang sesuai dengan perkembangan zaman (kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi) karena meliputi penglihatan, pendengaran dan gerakan, serta menampilkan unsur gambar yang bergerak. Jenis media yang termasuk dalam kelompok ini adalah televisi, video tape, dan film bergerak.

      a. Film
      Film atau gambar hidup merupakan gambar-gambar dalam frame dimana frame demi frame diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis sehingga pada layar terlihat gambar itu hidup. Kemampuan film melukiskan gambar hidup dan suara memberinya daya tarik tersendiri.

      b. Video
      Video sebagai media audio visual yang menampilkan gerak, semakin lama semakin populer dalam masyarakat kita. Pesan yang disajikan dapat bersifat fakta (kejadian/ peristiwa penting, berita), maupun fiktif (seperti misalnya cerita), bisa bersifat informatif, edukatif maupun intruksional. Sebagian besar tugas film dapat digantikan oleh video, namun tidak berarti bahwa video akan menggantikan kedudukan film. Masing-masing memiliki keterbatasan dan kelebihan sendiri.

      c. Televisi (TV)
      Televisi adalah sistem elektronik yang mengirimkan gambar diam dan gambar hidup bersama suara melalui kabel dan ruang. Dewasa ini televisi yang dimanfaatkan untuk keperluan pendidikan dengan mudah dapat dijangkau melalui siaran dari udara ke udara dan dapat dihubungkan melalui satelit. Televisi pendidikan adalah penggunaan program video yang direncanakan untuk mencapai tujuan pengajaran tertentu tanpa melihat siapa yang menyiarkannya.

      2. Media Audio Visual Diam
      Media audio visual diam yaitu media yang menampilkan suara dan gambar diam, seperti:

      a. Film bingkai suara (sound slides)
      Film bingkai adalah suatu film transparan (transparant) berukuran 35 mm, yang biasanya dibungkus bingkai berukuran 2x2 inci terbuat dari kraton atau plastik. Ada program yang selesai dalam satu menit, tapi ada pula yang hingga satu jam atau lebih. Namun yang lazim, satu program film bingkai suara (sound slide) lamanya berkisar antara 10-30 menit. Jumlah gambar (frame) dalam satu program pun bervariasi, ada yang hanya sepuluh buah, tetapi ada juga yang sampai 160 buah atau lebih.[16]

      b. Film rangkai suara
      Berbeda dengan film bingkai, gambar (frame) pada film rangkai berurutan merupakan satu kesatuan. Ukurannya sama dengan film bingkai, yaitu 35 mm. Jumlah gambar satu rol film rangkai antara 50-75 gambar dengan panjang kurang lebih 100 sampai dengan 130, tergantung pada isi film itu

      Hapus
    2. Karakteristik Media Audio Visual
      Teknologi Audio visual cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi yaitu dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. Pengajaran melalui audio-visual jelas bercirikan pemakaian perangakat keras selama proses belajar, seperti mesin proyektor film, tape recorder, dan proyektor visual yang lebar. Karakteristik atau ciri-ciri utama teknologi media audio-visual adalah sebagai berikut:
      1. Mereka biasanya bersifat linier;
      2. Mereka biasanya menyajikan visual yang dinamis;
      3. Mereka digunakan dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang/pembuatnya;
      4. Mereka merupakan representasi fisik dari gagasan real atau gagasan abstrak;
      5. Mereka dikembangkan menurut prinsip psikologis behaviorisme dan kognitif;
      6. Umumnya mereka berorientasi kepada guru dengan tingkat pelibatan interaktif murid yang rendah

      Hapus
  4. Adakah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilihan suatu media pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada, karena sebelum kita memilih suatu media kita harus mengetahui terlebih dahulu apakah materi yang akan disampaikan sudah cocok dengan media tersebut atau belum dan tentu itu harus sesuai dengan materi yang akan diajarkan

      Hapus
  5. jelaskan hubungan media pembelajaran dan tujuan pembelajaran?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Media adalah alat bantu guru untuk mengajarkan suatu materi sedangkan tujuan pembelajaran adalah hal yang ingin dicapai dengan bantuan suatu media

      Hapus
  6. jelaskan beserta contoh mengapa multimedia pembelajaran sangat diperlukan?

    BalasHapus
  7. berikan contoh media yang berdasarkan atas landasan2 yang anda sebutkan di atas!

    BalasHapus